Bahasa Pemrograman


A.   Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, menengah, dan tingkat tinggi. Pergeseran tingkat dari rendah menuju tinggi menunjukkan kedekatan terhadap ”bahasa manusia”
1.      Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi
Merupakan bahasa tingkat tinggi yang mempunyai ciri-ciri mudah dimengerti karena kedekatannya terhadap bahasa sehari – hari. Sebuah pernyataan program diterjemahkan kepada sebuah atau beberapa mesin dengan menggunakan compiler.Sebagai contoh adalah : C, C++, Visual C++,Basic dll.
2.      Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah
Bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Disebut juga dengan bahasa assembly merupakan bahasa dengan pemetaan satu – persatu terhadap instruksi komputer. Setiap intruksi assembly diterjemahkan dengan menggunakan assembler.
3.       Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah
Dimana penggunaan instruksi telah mendekati bahasa sehari – hari, walaupun masih cukup sulit untuk dimengerti karena menggunakan singkatan – singkatan seperti STO yang berarti simpan (STORE) dan MOV yang artinya pindah (MOVE). Yang
tergolong dalam bahasa ini adalah Fortran

Penjelasan sebagian contoh bahasa pemrograman:
a.      Assembly
Bahasa tingkat rendah yang lebih dekat hubungannya dengan mesin, maka bahasa ini disebutjuga Machine Oreiented. Bahasa ini merupakan bahasa cepat yang banyak digunakan untuk system multimedia.
Assembly mempunyai kemampuan besar untuk menyelesaikan masalah spesifik yang kritis terhadap waktu.Bahasa ini lebih cepat dalam mengerjakan sesuatu , karena bahasa ini berlaku sebagai “buffer” layers” terhadap instruksi.
Ada beberapa Variasi berbeda dari Assembly :
·         80x86 atau i86 : Assembly berbasis-Intel
·         68000 : Assembly berbasis computer Apel
·         Z80 : Digunakan untuk program Nitendo Game Boy dll.
b.      C dan C++
Bahasa pemrograman tingkat tinggi antara lain bahasa C, yang merupakan bahasa yang unggul untuk system operasi windows. Tetapi sebagian besar penulis multimedia menghindari bahasa C ini karena belajar bahasa C seperti belajar bahasa baru.
Penulis pemrograman multimedia lebih menyukai authoring untuk mengembangkan aplikasi multimedianya, tetapi pada saat-saat tertentu yang membutuhkan control langsung dari bahasa C tersebut.
Sekarang bahasa C berkembang menjadi bahasa C++ yang dibangun dengan pondasi yang sama dengan bahasa C, tetapi dirancang untuk pemrograman berorientasi object yang disebut (Object-Oriented-Programming/OOP).
c.       BASIC
BASIC, adalah singkatan dari Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code adalah sebuah kelompok bahasa perograman tingkat tinggi. Secara harfiah, BASIC memiliki arti "kode instruksi simbolis semua tujuan yang dapat digunakan oleh para pemula". Memang, istilah "Bahasa BASIC" di sini juga bisa diartikan menjadi bahasa untuk pemula, atau dengan kata lain, disebut sebagai bahasa dasar, tapi hal tersebut dirasa kurang tepat, mengingat BASIC dapat juga digunakan oleh para pemrogram ahli.